Dedy Purwanto

Keyboard mekanikal

13 Jan 2014

Keyboard adalah salah satu peripheral yang saya anggap sangat penting, saya menghabiskan sebagian besar waktu saya di komputer dengan menggunakan terminal, saya juga sudah membuat berbagai shortcuts di aplikasi iTerm2, vim, OSX, dll, semua agar tangan saya bisa tetap berada di home rows, jadi rasanya aneh kalau saya belum pernah menulis tentang keyboard sebelum ini.

Semasa kuliah, saya menganggap keyboard adalah sekedar kebutuhan yang esensial, dalam artian cukup sekedar punya agar bisa mengetik di komputer, saya sering heran dengan teman-teman kuliah yang menghabiskan uang untuk membeli gaming keyboard. Saya sendiri saat itu menggunakan keyboard chiclet yang biasa saja. Ketika mulai bekerja, saya disediakan sebuah PC dan keyboard Dell. Berpindah dari chiclet style ke rubber dome seperti Dell, saya mulai merasakan perbedaan. Awalnya saya merasa tidak nyaman dengan keyboard Dell, kemudian saya membawa keyboard sendiri, setelah beberapa bulan dipakai, keyboard tersebut mulai rusak dan harus diganti. Saya mencoba mencari keyboard sejenis tapi feel nya sudah jauh berbeda, akhirnya saya membiasakan diri dengan keyboard Dell.

Dell keyboard

Setelah beberapa minggu dengan keyboard Dell, saya mulai terbiasa. Dari situ juga saya belajar tentang berbagai macam jenis keyboard, dan mulai tertarik untuk membeli keyboard yang lebih nyaman untuk dipakai programming. Salah satu yang saya temukan adalah Microsoft Natural 4000, dari Jeff Atwood. Saya sangat tertarik dengan keyboard tersebut, setelah beberapa minggu research, saya membeli dan menggunakan keyboard tersebut.

Microsoft Natural 4000

Layout splitnya yang cukup baru memaksa saya untuk memperbaiki gaya mengetik saya, sebelum ini saya tidak mengetik 10-jari dengan benar, dan melalui keyboard ini saya perlahan belajar menjadi touch typist yang baik dan benar. Meskipun keyboard dari Microsoft ini sangat ergonomis untuk dipakai, saya tidak berhenti untuk membaca artikel tentang keyboard, dan pada satu waktu saya mulai belajar tentang jenis keyboard yang lain, yaitu keyboard mekanikal. Secara garis besar keyboard mekanikal menggunakan switch mekanik, berbeda dengan keyboard biasa yang menggunakan karet, ada banyak sekali jenis switch pada keyboard mekanikal, yang menyesuaikan dengan selera penggunanya. Secara kualitas dan tingkat kenyamanan, keyboard mekanikal jauh lebih baik dibanding yang biasa.

Melihat banyaknya antusiasme orang pada keyboard mekanikal, saya juga tertarik untuk mencobanya. Concern saya pertama kali adalah harga keyboard mekanikal secara rata-rata diatas 1 juta, jauh lebih mahal dibanding keyboard biasa, dan juga lebih mahal dari keyboard Microsoft saya. Saya putuskan untuk memulai dari keyboard yang harganya entry-level, dengan switch yang sesuai untuk mengetik. Setelah research, saya memutuskan untuk membeli Razer Blackwidow Ultimate, mekanikal keyboard dari Razer dengan switch Cherry MX Blue.

Razer Blackwidow Ultimate

Impresi pertama saya ketika menggunakan keyboard ini ialah: sangat nyaman untuk dipakai, build quality yang jauh diatas semua keyboard yang pernah saya pakai, serta suara feedback 'click' yang sangat menarik. Saya menggunakan keyboard ini untuk semua kebutuhan, dan saya juga membawa keyboard ini untuk dipakai dikantor,saya bisa mengetik jauh lebih cepat dan nyaman menggunakan keyboard ini. Namun pada satu waktu, saya mulai merasakan suara feedback dari switch Cherry MX Blue cukup tinggi dan jika saya mengetik lama, ini cukup mengganggu orang sekitar, apalagi suasana kantor saya yang relatif sepi, saya juga sebenarnya tidak terlalu sreg dengan form factor keyboard ini, terlalu banyak tombol yang tidak saya pakai, desainnya yang jauh lebih mengarah ke gaming keyboard, serta warnanya yang hitam. Akhirnya saya membawa kembali Razer ke rumah, dan menggunakan Microsoft 4000 di Kantor.

Pada saat itu saya belum berhasil mendapatkan keyboard yang sesuai, Microsoft 4000 yang nyaman tapi bukan mekanikal, dan Razer yang mekanikal tapi cukup bising. Saya melanjutkan pencarian mekanikal keyboard dengan jenis switch yang lain, hingga saat ini.

Kemudian saya menemukan Happy Hacking Keyboard Proffesional 2, yang ternyata adalah favorit banyak orang, termasuk para geek seperti Richard Stallman, Bjarne Stroutrup, Kenneth Reitz, dan banyak lagi. Berbeda dengan keyboard yang sering saya lihat, keyboard ini menggunakan switch Topre, switch kombinasi full-mekanikal dan rubber dome, banyak yang berdebat tentang keabsahan keyboard ini sebagai sebuah mekanikal keyboard, namun dari semua review, saya belum pernah menemukan komplain tentang feel dari keyboard ini, rata-rata review mengatakan keyboard ini sangat nyaman digunakan, punya tactile feel yang sangat baik, serta tidak bising. Saya juga sangat menyukai form factornya, dengan desain putih, tanpa function keys, beberapa tombol yang di alih-fungsikan (seperti tombol CTRL pindah ke Caps Lock, dan Delete pindah ke atas Enter), keyboard ini juga punya 3 mode, untuk Windows, Mac dan Unix.

happy hacking

Ketika melihat keyboard ini, saya sudah bisa merasakan ini adalah keyboard yang ingin saya miliki. Namun harganya sendiri cukup tinggi, yaitu sekitar USD250. Saya sempat mengurungkan niat untuk membeli keyboard ini dikarenakan faktor harga. Dan sempat mencari keyboard yang lebih mirip (layout simple dengan switch yang tidak bising), kemudian menemukan Filco Majestouch Tenkeyless yang menggunakan Cherry MX Brown, dengan harga sekitar setengah dari Happy Hacking Keyboard. Namun setelah difikirkan, dengan keyboard yang akan saya pakai lebih dari 8 jam sehari, selama lebih dari 5 tahun, sebagai salah satu peripheral yang sangat penting, ada baiknya saya menabung untuk membeli HHKB daripada membeli keyboard lain hanya karena faktor harga.

Satu hal yang menarik dari HHKB adalah, karena ini di produksi di Jepang oleh Fujitsu, banyak pembeli yang harus menggunakan reseller untuk mendapatkan keyboard ini, namun banyak reseller yang memasang harga tinggi untuk keyboard ini, sementara harga aslinya jauh lebih murah. Ini memungkinkan saya untuk mendapatkan keyboard ini dengan harga yang jauh lebih murah kalau saya bisa mendapatkan reseller yang tepat.

Contohnya, keyboard ini dilabeli sehargs USD260 di EliteKeyboards, sementara di reseller lain, seperti WhiteRabbitExpress, hanya dihargai JPY17,816, atau sekitar USD170. Jika ditambahkan dengan biaya lain seperti ongkos kirim, total pembayaran tetap lebih murah ketimbang membeli di EliteKeyboards. Di WhiteRabbitExpress ada fitur request-quote untuk mendapatkan estimasi total harga. Saya menggunakan fitur ini beberapa hari yang lalu, dan pagi ini pendapatkan estimasi sekitar USD240 yang sudah termasuk dengan biaya kirim.

Quotation

Pada akhirnya, dengan banyaknya review yang baik tentang HHKB, semoga ini adalah keyboard terakhir yang saya pakai.





© Dedy Purwanto | Archives