Dedy Purwanto

13 Nyawa

07 Jun 2008

10 Tahun lalu, saat pertama kali universitasku berdiri. Tersebutlah Lim Key, seorang mahasiswi akutansi yang tinggal di asrama blok K nomor 13 (KG-13). Salah satu dosen yang dulu sempat mengenalnya bercerita, bahwa Lim Key sering terlihat stres dikamarnya, tapi selalu ceria jika berada diluar kamar. Bahkan, Lim Key pernah mencoba bunuh diri kira-kira 12 kali dikamarnya, namun selalu berhasil dicegah teman-temannya, sampai akhirnya kali ke 13 dia benar-benar menghembuskan nafas terakhirnya, dikasur kamarnya yang hangat. Setelah itu, kamarnya dijadikan Store Room (gudang?) selama kurang lebih 8 tahun. Hingga 2 tahun yang lalu bangunannya direnovasi dan semester ini dibuka kembali sebagai asrama cowok. Sekarang, tebak siapa yang tinggal di KG-13 setelah 10 tahun?. Yeah, that's me. Setelah aku terusir di temporary room, akhirnya aku mendapatkan kamar juga. KG-13, kamar single dengan penuh kesederhanaan. Tapi tidak, kamar ini sungguh tidak terlihat sederhana. Ada banyak sekali hal yang "bernyawa" disini. Entah apa itu.

Cerita Lim Key sendiri telah menjadi "cerita abadi" disini. Banyak yang bilang bahwa kamar ini memiliki "nyawa" yang bisa membuat penghuninya tidak betah. Tapi bagiku, Lim Key mungkin terlalu banyak memendam perasaannya sendiri ketika ada masalah, dan selalu berusaha terlihat ceria diluar.

Terlepas dari cerita tersebut, kamarnya telah jadi miliku sekarang. Kemarin sudah terlalu banyak masalah yang muncul gara-gara terlambat mengurus administrasi asrama, jadi sekarang kamar ini nggak akan kulepaskan :-p . Yah, kalau betah-betah aja mungkin nggak akan pindah kamar sampai lulus.

Selamat datang kamar baruku.





© Dedy Purwanto | Archives