Dedy Purwanto

Caffeine menahan rohku ke atas langit

31 Mar 2008

3 jam yang lalu, sebenarnya adalah waktu kosong yang bisa kupakai untuk tidur. Sudah nyaris 3 hari aku tidak memejamkan mata dan mengistirahatkan badan, kode dan deadline berputar-putar dikepalaku..,argh.. kenapa bisa selemah ini, padahal ada orang lain yang bisa lebih tahan daripada aku.

Nggak, nggak boleh comot script sana sini, semua harus hand made, nggak boleh kopas sana sini. Nggak, nggak boleh build general function list, semua harus dalam class, semua harus dienkapsulasi. Nggak, nggak boleh pake framework2 elit, framework elit nggak guna untuk software yang nggak membutuhkannya, malah berat-beratin filesize aja.

Setidaknya itu dan seabrek hal bodoh lainnya masih berputar-putar dikepalaku dari 3 jam yang lalu hingga sekarang.., tadi subuh baru selesai dibagian general tree sort algorithm. Caffeine yang kutelan selama 3 hari ini telah menahan rohku untuk sekedar bermimpi dan berlari dari kode. "Kretek-kretek", aku membunyikan setiap sendi tulang, aku mengasihani kepalaku, yang sedari tadi berusaha untuk bermimpi, namun hanya bisa berhayal agar bisa bermimpi, sedari tadi hanya berusaha memikirkan hal lain, untuk bisa bermimpi. Aku memang memejamkan mata, tapi hanya mata. Rohku masih disini dan berhayal agar bisa tidur dan bermimpi.

Oh God, aku merindukan mimpi apapun selain kode, meskipun hanya beberapa jam >.<





© Dedy Purwanto | Archives